Hakka Aceh Bersama PSMTI Aceh Bagikan Hand Sanitizer dan Face Shield ke Orang Kurang Mampu dan Rumah Sakit - Perhimpunan Hakka Indonesia Sejahtera

Hakka Aceh Bersama PSMTI Aceh Bagikan Hand Sanitizer dan Face Shield ke Orang Kurang Mampu dan Rumah Sakit

Penyebaran Covid-19 di Provinsi Aceh cenderung terus meningkat ditandai dengan terus bertambahnya ODP dan PDP di Aceh. Pandemi ini menimbulkan dampak buruk bagi masyarkat Aceh di bidang Sosial dan juga Ekonomi. Beberapa alat kesehatan seperti Face Shield, Hand Sanitizer, dan juga Masker mulai jarang di jumpai di seputaran Aceh, sedangkan alat alat tersebut sangat di butuhkan oleh tenaga medis Aceh dalam menghadapi dan memerangi Covid-19.

Oleh karena itu pada tanggal 26 Maret 2020, PSMTI dan Yayasan Hakka Aceh membagikan Face Shield secara gratis kepada hampir seluruh Rumah Sakit di Aceh. Pembuatan Face Shield bertujuan membantu tenaga medis Aceh sebagai garda terdepan untuk memerangi Covid-19 di Aceh. Pembuatan Face Shield sendiri dilakukan oleh relawan-relawan PSMTI dan Yayasan Hakka Aceh secara sukarela. Pendistribusian Face Shield langsung di distribusikan oleh relawan PSMTI dan Yayasan Hakka Aceh di koordinasikan oleh Ibu Fenny dan Dr. Edy Chayadi Sp. Pd langsung kepada perwakilan masing-masing Rumah Sakit di Aceh dengan jumlah Face Shield lebih dari 1000 buah.

Sedangkan Hand Sanitizer dan Masker sendiri telah berhasil di produksi oleh relawan lebih dari 1500 buah. Pada tanggal 30 Maret 2020, relawan yang di koordinasikan langsung oleh saudara Harianto telah membagikan secara langsung kepada masyarakat umum di Banda Aceh. Kegiatan tersebut akan berakhir pada tanggal 31 Maret 2020.“Melihat masih banyak masyarakat yang masih membutuhkan, maka kita disini (team relawan) akan melanjutkan produksi Hand Sanitizer sebanyak 3200 buah dan juga Masker lebih kurang 15.000 buah untuk dibagikan kepadamasyarakat di Aceh, khususnya kota Banda Aceh” lanjut Harianto usai membagikan Hand Sanitizer tahap pertama.

Tidak sampai disitu PSMTI bersama Yayasan Hakka Aceh juga sudah membagikan paket makanan kepada masyarakat buruh harian seperti supir labi-labi, ojek online, tukang becak, dan masih banyak lagi. Kegiatan ini sudah di mulai sejak tanggal 30 Maret 2020 dan akan terus dilakukan selama 1 minggu. Relawan yang juga sedang memasang wastafel beserta sabun cuci tangan sebanyak 10 unit yang di tempatkan diberbagai lokasi di Banda Aceh, seperti di pasar peunayong.

“Kami sangat berterimakasih kepada para donatur dan relawan yang sudah meluangkan sedikit banyak rezeki dan waktu mereka untuk ikut dalam kegiatan sosial ini. Kami berharap bantuan ini bisa sedikit membantu tenaga medis dan masyarakat di Aceh dalam memerangi Covid-19 di Aceh. Kami juga berharap agar Pandemi ini segera berakhirdan masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti normal lagi.” Ujar bapak Aky selaku ketua umum PSMTI dan Yayasan Hakka Aceh.

Bapak Aky sebagai ketua umum PSMTI dan Yayasan Hakka Aceh juga menghimbau masyarakat umum khususnya masyarakat kota Banda Aceh agar selalu menjaga kebersihan diri sendiri dan lingkungan sekitar rumah agar terhindar dari Covid-19, serta mematuhi anjuran dari pemerintah untuk mengurangi beraktivitas di luar guna memutuskan rantai penyebaran Covid-19. “Bapak Ibu sebaiknya tidak keluar rumah, kita tidak tahu siapa saja yangtelah terpapar Covid-19, jadi lebih baik kita di rumah saja. Ada yang sudah terpapar tapi karena antibody nya kuat, sehingga tidak merasakan gejala apapun, tetapi orang tersebut bisa menjadi Carrier (orang yang membawa) virus itu ke orang terdekat kita, seperti keluarga kita, anak-anak kita yang masih kecil. Oleh karena itu saya menghimbau untuk keluar hanya untuk keperluan mendesak. Kita bersama menjaga orang terdekat kita dan membantu pemerintah dalam memutuskan rantai penyebaran Covid-19.” Tutup bapak Aky.

 

Write a comment