Laporan Kegiatan Setahun Hakka Indonesia dalam Rakernas PHIS di Solo, 14-15 November 2019 - Perhimpunan Hakka Indonesia Sejahtera

Laporan Kegiatan Setahun Hakka Indonesia dalam Rakernas PHIS di Solo, 14-15 November 2019

Hakka Indonesia menyelenggarakan kegiatan Rapat Kerja Nasional Hakka Indonesia yang tahun ini diadakan di Kota Solo, pada 14-15 November 2019.

Rakernas Hakka Indonesia diadakan untuk memberikan laporan kerja tahunan PHIS serta Hakka cabang di daerah. Lalu mengadakan evaluasi terhadap proker yang telah dilaksanakan, dan menyusun rancangan kerja untuk tahun selanjutnya, bagi Hakka Indonesia untuk Indonesia.

Berikut merupakan laporan kegiatan Perkumpulan Hakka Indonesia selama setahun kemarin, yaitu dari bulan oktober 2018 sampai dengan Oktober 2019 oleh Sekertaris Jendral, Ibu Jeanne Laksana:

Tahun 2018, ada kunjungan pemerintahan Meizhou yang dipimpin sekda Zhu Han Dong ke sekretariat Hakka Indonesia. Lalu ada kunjungan Walikota Singkawang Tjhai Cui Mi memaparkan blue print bandara Singkawang dan ruang bisnis. Selain itu juga ada siswa dari Meizhou mengunjungi Kantor Hakka Indonesia.

Dalam bidang kontes internasional, ada pencapaian dari Amoi Seline (Bandung) yang mendapatkan juara 3 dalam kontes Pemilihan Amoi Hakka Internasional 2019, Lusi (Singkawang) mendapatkan kategori Best Friendship dan Michelle (Jogja) juara favorit dalam pemilihan Miss Hakka International.

Llau juga ada Presiden Jokowi didampingi Moeldoko atas undangan PHIS mengunjungi Museum Hakka Indonesia di TMII. Lalu juga ada Tongju mengunjungi Museum Hakka

Hakka Indonesia juga berhasil mengadakan donor darah serentak yang diadakan seluruh Cabang Hakka di Indonesia. Donor darah serentak ini berhasil dengan partisipasi dari daerah Jakarta yang mengumpulkan 355 kantong darah, Surabaya 868 kantong, Bengkulu 59 kantong, Aceh Barat 79 kantong, Aceh 113 kantong, Sukabumi 149 kantong, dan derah lainnya.

Hakka Indonesia juga berkontribusi aktif untuk membantu saudara sekalian yang membutuhkan. PHIS telah bekerjasama dengan Hakka Lombok, Assosiasi Budha Fo Guang Shan untuk membantu membangun vihara yang rusak rotal sewaktu gempa bumi Lombok. Saat itu biaya diperlukan untuk pembangunan adalah sebesar 2 miliar dan dana tersebut didapatkan melalui donasi umat 1,5M dan dana sebesar 300jt dikumpulkan dari sumbangan tokoh- tokoh Hakka Indonesia.

Meizhou TV juga bekerja sama dengan Hakka Indonesia mengadakan shooting untuk acara TV Meizhou dalam merayakan Malam ChunWan di Ciputra World Artpreneur dengan dihadiri seribu penonton.

Kedutaan ASEAN dari RRT bekerjasama dengan PHIS mengadakan pertunjukan di Museum Hakka.

Pada 17 Juli 2019 Pak Sugeng Prananto, Suwarno C, Hendra Y C, Lan De Liang, Muliawan Yahya, Tirta mengunjungi Kapolda dan diterima oleh Jend Alitono menyatakan dukungan Hakka Indonesia untuk penjagaan keamanan NKRI.

Pada 20 Sept 2019 Hakka Aceh mewakili PHIS ikuti pertandingan Barongsai di Henan,Gongyi, RRT dan mendapatkan juara untuk kategori Best Performance.

Pada 29 Sept 2019 diadakan peringatan untuk Pak Suparno denga peletakan patung di Museum Hakka dan dihadiri 700 org.

Lalu dalam baru-baru ini, Bapak Iwan Mahatirta mengadakan talkshow “Sejarah Hakka & Budaya” di Museum Hakka yang dihadiri 300 org atas undangan Putra Putri Hakka Jkt & Hakka Meizhou Indonesia.

Dan laporan ini ditutup dengan total pengunjung Museum Hakka selama setahun ada 26.500 orang.

Acara kali ini dihadiri oleh berbagai ketua dan pengurus dari Hakka Cabang seluruh Indonesia yang berjumlah hampir 1000 orang. Keseluruhan acara yang dilaksanakan di Best Western Solo ini dapat berjalan dengan lancar karena kerja keras dari segenap pengurus dan anggota Hakka Solo yang sudah menyiapkan acara dengan sangat baik.

Write a comment