Cerita Membanggakan Selama Rakernas PHIS: Dari Keturunan Hakka Terpilih Jadi Bupati Belu, NTT hingga Jembatan Hakka di Singkawang - Perhimpunan Hakka Indonesia Sejahtera

Cerita Membanggakan Selama Rakernas PHIS: Dari Keturunan Hakka Terpilih Jadi Bupati Belu, NTT hingga Jembatan Hakka di Singkawang

Selain suksesnya acara Rakernas PHIS yang diadakan pada 14-15 November kemarin di Solo, ternyata juga ada cerita mengharukan sekaligus membanggakan yang datang dari Hakka NTT dan Hakka Singkawang.

Keturuna Hakka sebagai Bupati di daerah Belu, NTT

Di daerah Nusa Tenggara Timur, terdapat satu daerah yang bernama Kabupaten Belu dimana Bupati terpilih di daerah itu dan hingga saat ini masih menjabat adalah keturunan Hakka, yaitu Bapak Willy Lay.

Hal ini menjadi unik sekali, karena daerah terpencil yang mayoritas penduduk di sana adalah pribumi, tapi mereka  memilih dan mempercayakan jabatan tersebut kepada bapak Willy Lay, yang adalah seorang Haknyin sebagai bupati.

“Saya sangat terkesan dengan cerita Pak Willy Lay saat Rakernas kemarin, karena beliau mengabdi di daerah yg pendapatan perkapita setahun hanya 14 juta rupiah kalo tidak salah.” tutur Fanita, salah satu peserta Rakernas yang juga merupakan pengurus dari Hakka Jakarta melaporkan untuk website Hakka Indonesia.

Fanita juga mendengarkan penuturan Pak Willy yang mengatakan bahwa penghasilan utama dari keluarga masyarakat Belu di sana adalah dengan menenun kain yg menghabiskan waktu 2 minggu sampai 1 bulan hanya demu mendapatkan 500ribu rupiah dari hasil penjualan kain tersebut. Tapi itupun masih ada tantangan karena masih susah untuk menjual kain ini.

“Kita berharap saudara-saudara Hakka Indonesia bisa membantu membeli hasil kain tenun dr daerah Belu,NTT untuk memajukan masyarakat sana.” jelas pak Willy dalam pidatonya.

“Saya benar-benar terharu saat mendengar cerita Bpk Willy Lay. Yang mana di Jakarta sekali makan di resto sekeluarga saja bisa menghabiskan Rp 500rb, seharga income ibu-ibu di daerah Pak Willy Lay.” tutur Fanita.

Ibu Tjhai Chui Mie bangun Jembatan Hakka di Singkawang

Selain itu, dari Walikota Singkawang yang juga adalah merupakan keturunan Hakka, Ibu Tjhai Chui Mie juga membawa kabar baik dalam Rakernas Hakka kali ini.

Beliau menyampaikan bahwa sedang ada proses pembangunan sebuah jembatan penting di Kota Singkawang yang nantinya akan diberi nama Jembatan Hakka.

Jembatan ini diberi nama Jembatan Hakka karena memang mayoritas masyarakat Singkawang adalah keturunan Hakka.

Selain itu, Jembatan Hakka ini juga diharapkan dapat diresmikan dalam acara Cap Go Meh dan Imlek Singkawang yang selalu diadakan secara besar-besaran pada tahun 2020 nanti.

Tinggalkan komentarmu di sini