PHIS Sumbangkan Sepasang Barongsai kepada Perhakin Singkawang - Perhimpunan Hakka Indonesia Sejahtera

PHIS Sumbangkan Sepasang Barongsai kepada Perhakin Singkawang

Singkawang-Harian InHua. Perhimpunan Hakka Indonesia Sejahtera (PHIS), di bawah kepemimpinan Sugeng Prananto, terus menunjukka komitmennya terhadap pengembangan tradisi dan kebudayaan Tionghoa. Hal tersebut diwujudkan dengan menyumbangkan sepasang barongsai kepada Perkumpulan Hakka Indonesia (Perhakin) Kota Singkawang pada hari Jumat, 15 Januari 2016.

Ketua Perhakin Singkawang, Tjhai Chui Mie, mengaku berterimakasih kepada Ketua Umum PHIS, Sugeng Prananto, yang telah memberikan bantuan sepasang barongsai ini. Tjhai Tjui Mie mengaku bahwa beberapa kegiatan yang diselenggarakan oleh Perhakin Singkawang memang memerlukan adanya penampilan barongsai, tapi selama ini terkendala karena tidak adanya kostum barongsai di inventaris Perhakin Singkawang. Oleh karena itu, Perhakin Singkawang bersyukur atas pemberian ini.

Tjhai Chui Mie menjelaskan bahwa sepasang barongsai pemberian Sugeng Pananto sebenarnya sudah diterima oleh pihak Perhakin Singkawang sekitar seminggu yang lalu. Barongsai tersebut dipesan dan diantarkan oleh Ketua Perhakin Aceh, Kho Khie Siong, melalui Paulus Lay. Selain itu, Tjhai Chui Mie menegaskan bahwa sumbangan barongsai dari Sugeng Prananto ini semata-mata sebagai usaha PHIS dalam melestarikan budaya dan tradisi Tionghoa.

Menurut Tjhai Chui Mie, dengan hadirnya sepasang barongsai ini, eksistensi Perhakin Singkawang akan semakin dipertegas, karena barongsai merupakan bagian yang tak terpisahkan dari budaya Hakka.

“Barongsai bukan hanya sekedar mempertegas budaya orang Hakka, tetapi lebih prestisius lagi, juga bisa menyatukan budaya dan olahraga, serta membangkitkan semangat persatuan, kebersamaan dan kekeluargaan, sekaligus mendatangkan kegembiraan bagi yang menyaksikannya,” ujar Tjhai Chui Mie.

Lebih jauh lagi, Tjhai Chui Mie mengungkapkan bahwa Barongsai merupakan salah satu identitas dan bagian dalam budaya Tionghoa dan telah dikenal sejak jaman dinasti Tang dan dinasti-dinasti lainnya. Barongsai tidak hanya dipertunjukkan pada perayaan-perayaan penting dan utama saja, seperti Tahun Baru Imlek dan Cap Go Meh, tapi juga untuk acara-acara seperti peresmian perkantoran, kelenteng took, pusat perbelanjaan, tempat hunian, restoran, upacara perniakahn dan acara peresmian lainnya.

“Barongsai merupakan symbol dari kegagahan dan keberanian, dipercayai memiliki kekuatan mistis dan magis yang dapat mengusir roh jahat atau spirit jahat serta membawa keberuntungan, kemakmuran, kebahagiaan dan kedamaian. Barongsai tidak hanya berfungsi sebagai media seni hiburan saja, tetapi merupakan sebuah bentuk spiritual dalam mengekspresikan semangat, harapan, optimism, keberanian dan rasa percaya diri,” jelas Tjhai Chui Mie.

Untuk memperkenalkan barongsai yang disumbangkan oleh PHIS ini kepada masyarakat, Perhakin Singkawang akan melaksanakan aksi barongsai pada perayaan Imlek 2567 dan festival Cap Go Meh 2016.

 

印尼客属联谊会叶联礼总主席, 捐赠一对醒狮给山口洋客联

2016年1月15日,叶联礼先生领导下的印尼客属联谊会, 再次表现对中华文化和习俗的重视,向山口洋客属联谊会捐赠了一对醒狮。山口洋客属联谊会主席察翠媚接受了这对醒狮。察翠媚对叶联礼先生的捐赠表示由衷的感谢。醒狮是客家文化不可缺少的一部分,山口阳可怜还没拥有,这次叶联礼先生的捐赠,正好填补了这个空缺。察翠媚说醒狮起源于中国唐朝时代,是中华文化的重要象征。醒狮不仅在中国的重要节日如新春,正月十五的元宵,许多重要的庆典,如店铺开张,建立寺庙,可商场餐馆的开张,都需要醒狮添加热闹气氛。因此,这对醒狮将丰富2016年春节和元宵节舞狮节日。

Write a comment